h1

Sejarah singkat di balik The Princess’Man

20 Oktober 2011

The Great King Sejong

The Princess’ Man adalah drama dengan latar belakang Dinasti Yi-Joseon. Ada tiga Raja yang ditampilkan dalam drama 24 episode ini. Semuanya adalah keturunan dari Raja Besar Sejong (Anak dan Cucunya).

Raja Besar Sejong (kisahnya ada di Deep Rooted Tree dan banyak drama lain) memiliki banyak Pangeran. Dari Ratu Soheun saja dia dianugerahi 8 Pangeran. Tapi ini bisa jadi bencana besar kalau menyangkut perebutan kekuasaan.

Tiga Pangeran tertua Raja Sejong,
1. Yi Hyang (Kelak Raja Munjong- Raja ke-5 Joseon)
2. Yi Yoo (Pangeran Agung Suyang, kelak Raja Sejo – Raja ke-7 Joseon)
3. Yi Yong (Pangeran Agung An Pyeong)
adalah yang diangkat ceritanya dalam The Princess’Man. Jadi, ini kisah perebutan takhta tiga saudara kandung dari satu Ayah dan satu Ibu. Tragis.

Ini adalah Raja Munjong. Anak tertua Raja Besar Sejong. Raja Munjong naik takhta th 1450 dan hanya memerintah selama 2 th. Ia meninggal th 1452 karena sakit.

Raja Munjong sebenarnya sudah melaksanakan tugas2 pemerintahan sejak masih menjadi Putra Mahkota. Terutama di tahun-tahun terakhir ayahnya.
Raja Munjong tidak banyak memiliki anak. Putra Mahkota Yi Hong-wi diangkat menggantikan Raja Munjong, saat masih berusia 12 th.

Pangeran Agung Suyang, dia adalah putra ke-2 Raja Besar Sejong. Hebat dalam memanah, berkuda, dan bela diri. Pintar dalam strategi militer dan juga ambisius. P. Suyang memang sangat berbakat. Ia ingin sekali naik takhta menggantikan kakaknya.

Oktober 1453, Pangeran Suyang melakukan kudeta. Dia membunuh Perdana Menteri Kim Jong Seo. Membuang Pangeran Anpyeong (adiknya sendiri) dan kemudian mengeksekusinya.

Th 1455, dia memaksa keponakan-nya, Raja Danjong (Raja ke-6 Joseon) untuk turun takhta.
Mengangkat dirinya sendiri sebagai Raja ke-7 Joseon. Ia membuat Raja Danjong menjadi Pangeran biasa.
Ia juga memerintah Pangeran Yi Hong wi untuk minum racun.
Raja Sejo juga meracuni adik ke-5 nya, Pangeran Agung Geumsung.

Mengangkat P. Yi Hwang (Anak lelakinya yang lemah dan sakit-sakitan, kelak Raja Yejong) menjadi Putra Mahkota.
Selain itu, P. Suyang juga memiliki beberapa putri, salah satunya adalah Lady Se Ryung.

Banyak pembunuhan yang dilakukan Raja Sejo. Tapi sejarah Korea membuktikan kalau Raja Sejo adalah salah satu Raja yang hebat. Penguasa besar yang pintar mengatur negara.

Putra Mahkota Yi Hong Wi, diangkat menggantikan ayahnya Raja Munjong saat dia masih sangat muda.
Raja Danjong hanya memerintah selama 3 th, th 1452- 1455. Karena dia masih sangat muda, maka pemerintahan terpaksa dikendalikan oleh Perdana Menteri Hwang Bo In dan Wakil Perdana Menteri, Jenderal Kim Jong Seo.

Saat paman ke-2nya melakukan kudeta, maka dua anak buah Raja yang setia itu juga ikut dibantai di depan jembatan Gyeongbokgung.

Kasihan sekali Raja muda ini, setelah dipaksa turun takhta, ia dibuang oleh pamannya.
Lalu, th 1457, ia dibakar hidup-hidup dalam pondok pembuangan oleh orang suruhan Raja Sejo.

Saat pemerintahan Raja Sukjong, gelar Raja Danjong dikembalikan.

Wakil Perdana Menteri, Jenderal Kim Jong Seo. Penasehat Raja Munjong dan juga orang yang dipercayainya. Kim Jong Seo tidak bersedia bekerja sama dengan P. Suyang.
Akibatnya, Kim Jong Seo dan anak tertuanya dibantai.

Dalam drama, ia memiliki dua orang putra. Anak pertama, Kim Seung Kyu menikah dengan Lady Ryu. Mereka punya satu anak perempuan, Kim Ah Gong.
Putra kedua, Kim Seung Yoo.

And these guys……
Yah, mereka terperangkap diantara belantara politik dan perebutan kekuasaan yang mengerikan itu.

Kim Seung Yoo, menjadi pelarian dan ingin membalas dendam kematian Ayah dan kakak lelakinya dengan membunuh Se Ryung dan P. Suyang. Tapi tetap tidak sanggup, justru nanti Putri Se Ryung yang menerima anak panah demi menyelamatkan Kim Seung Yoo.

Source : Wikipedia.

PM [1]

Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: