h1

You Are My Destiny episode 143

29 Agustus 2011

Ny. Seo berterima kasih pada Yeong Suk atas makanan yang dikirim waktu itu. Yeong Suk mengenalkan Mi Ok sebagai teman dari ibu kandung Sae Byuk.

Ketiganya pergi ke cafe untuk bicara. Ny. Seo ingin membalas makanan Yeong Suk waktu itu. Ia memberikan jamur dan minuman keras mahal.

Sikap arogan Ny. Seo membuat Jeong Mi Ok terkejut. Ny. Seo tanya tentang orang tua Sae Byuk dan mengeluh tentang kejadian semalam, saat Sae Byuk lari begitu saja.

Yeong Suk minta Ny. Seo mengerti. Tapi Ny. Seo minta agar mereka tidak perlu sering2 bertemu.

Ny. Seo ingin mengajar banyak hal pada Sae Byuk untuk menjadikannya wanita terhormat. Ia minta Yeong Suk tidak ikut campur.

Mi Ok dapat telp dari Jo Sang Ki. Mi Ok harus pergi.

Jo Sang Ki sudah memeriksa latar belakang Mi Ok. Ternyata Mi Ok meninggalkan Korea th 1989 dan menjadi seniman sukses di Amerika.

Jo Sang Ki tanya kenapa Mi Ok tidak pernah mencari putrinya sebelumnya dan apa Sae Byuk tahu kalau Mi Ok membuangnya.

Mi Ok jalan keluar dan melihat Jo Sang Ki. Ia langsung menutup ponselnya dan menemui Jo.

Ny. Seo pergi. Yeong Suk masuk ke toilet.

Diluar, Jo sang ki ingin mendapatkan uang lagi dari Mi Ok. Tapi Mi Ok memukuli Jo Sang Ki.

Maminya Sae Byuk gangster juga..hahaha

Ny. Seo melihat ini. Jo Sang Ki kabur. Sekarang Mi Ok hanya berdua dengan Ny. Seo.

Mi Ok minta agar Ny. Seo tidak memperlakukan Yeong Suk seperti itu lagi, karena Ny. Seo adalah istri CEO Lohas, seharusnya Ny. Seo bisa bersikap lebih terhormat.

Ny. Seo tidak percaya dengan kata2 Mi Ok.

Yeong suk sudah keluar dan melihat keduanya. Mi Ok bergegas menemui Yeong Suk dan pergi. Ny. Seo melihat keduanya dan tampak kesal.

Mi Ok mengantar Yeong Suk dan Yeong Suk minta Mi Ok jangan kasar pada Ny. Seo demi Sae Byuk. Yeong Suk berkata ia selalu menganggap dirinya adalah ibu Sae Byuk.

Mi Ok minta maaf, ia merasa harus melakukan sesuatu saat melihat Ny. Seo kasar pada Yeong Suk.

Yeong Suk keluar dari mobil. Mi Ok mengejarnya, ia ingin menjadi kakak-adik dengan Yeong Suk. Mi Ok memberikan tas yang tadi ditolak Yeong Suk, lalu bergegas masuk mobil.

Ho Se membantu Sae Byuk masak. Tapi pengantin baru ini justru main-main dan terjadilah perang tepung.

Ny. Seo pulang dan syok melihat keduanya yang berlumuran tepung di ruang tamu.

Ny. Seo teriak ke Sae Byuk karena membuat Ho se berlumuran tepung. Ny. Seo masuk ke kamarnya.

Ho Se dan Sae Byuk cekikikan setelah Ny. Seo pergi.

Ny. Hong mengundang Dr. Nam dan mendorongnya untuk segera menentukan tanggal pernikahan.

Soo Bin pulang dan terkejut melihat Nam. Nam berkata ia datang untuk ikut makan malam. Tapi Soo Bin ngambek dan masuk kamarnya.

Ibunya masuk dan berkata sudah melihat Soo Bin dan Nam berciuman waktu itu. Soo Bin merasa itu bukan berarti mereka akan menikah.

Ny. Hong menangis dan membuat Soo Bin merasa bersalah lalu memeluk ibunya.

Sae Byuk sudah menyelesaikan masakannya. Lalu Sae Byuk mencari piring hadiah dari Yeong Suk.

Yu Ri ke dapur dan berkata kalau ibu menyuruhnya menyimpan piring2 itu ke gudang, tapi Yu Ri meletakkan-nya diluar.

Yu Ri : Kami tidak boleh terlihat makan menggunakan piring jelek.

Sae Byuk keluar dan menemukan piring2 itu. Semuanya kotor dan Sae Byuk jadi sedih. Ia menangis.

Sae Byuk menyiapkan makan dengan piring dan mangkuk dari ibunya. Ny. Seo marah2.

Bahkan selimut yang dibuat khusus oleh Nenek dan Young Suk juga dimasukkan ke gudang.

Sae Byuk ada di kamarnya dan membelai selimut yang dibuat Yeong Suk.

Mi Ok telp Sae Byuk dan terkejut mendengar suara Sae Byuk yang seperti habis menangis.

Sae Byuk ingin bertemu Mi Ok dalam beberapa hari nanti.

Mi Ok telp Yeong Suk. Yeong Suk menemui Sae Byuk.

Ia tanya apa Sae Byuk baik2 saja, kata Jeong Mi Ok kau menangis. Sae Byuk hanya merindukan keluarganya.

Sae Byuk heran kenapa Mi Ok sampai telp ibunya dan berkata kalau Sae Byuk menangis.

Yeong Suk minta Sae Byuk bersabar saja menghadapi keluarga Kang. Tapi kalau Sae Byuk tidak tahan lagi, tinggal telp Ibu.

Nanti ibu akan memberi mereka pelajaran. Yeong Suk dan Sae Byuk ketawa lalu berpelukan.

Keluarga Kim makan buah bersama. Yun Hui dan Ny. Lee juga ikut. Suasananya sangat akrab dan hangat.

Tae Poong datang dan memberikan selebaran hasil karyanya. Semua terkesan dan Ny. Lee juga memuji Tae Poong.

Tae Young tidak banyak bicara, ia masih menyimpan rahasia kalau sebenarnya tidak diangkat jadi profesor.

Jo Sang Ki jalan di dekat rumah keluarga Kim dan kesal karena sudah dipukuli Mi Ok. Ia akan mengatakan pada Sae Byuk tentang Mi Ok.

Jo Sang Ki melihat So young mengantar Ny. Lee dan Yun Hui. Ia mendekati So Young, membuat So young kaget dan minta Jo Sang Ki jangan mendekatinya lagi.

So young melarikan diri dan Jo Sang Ki heran. Ia juga heran kenapa nama keluarga Yun Hui sama dengan So Young. Jo sang Ki mengejar Ny. Lee dan Yun Hui.

So Young telp ibunya dan tanya apa ada yang mengikuti ibunya pulang. So young cemas karena Jo Sang Ki tinggal di sekitar mereka.

So Young dan Ny. Lee sepakat untuk tidak mengajak Yun Hui ke daerah ini lagi atau mengatakan sesuatu tentang Jo sang ki pada Yun Hui.

Jo Sang Ki ada di luar apartemen Ny. Lee dan ingat saat So young dulu menemuinya dan berkata kalau ia mengandung. So Young ingin mempertahankan bayinya.

Jo Sang Ki syok. Ia terjatuh di depan pintu apartemen Ny. Lee.

Jo Sang Ki bertemu Tae Young lagi. Jo mabuk dan berkata kalau ternyata ia punya anak perempuan.

Tae Young juga mabuk, ia berkata kalau Jo sang ki tidak salah jika ia tidak tahu sebelumnya. Jo harus menemui putrinya dan minta maaf.

Sae Byuk menyiapkan sarapan untuk keluarga Kang. Ny. Seo marah karena Sae Byuk menggunakan piring2 dari Yeong suk.

Sae Byuk berkata ia hanya ingin makan dari piring yang dibeli ibunya.

Ho se membela istrinya lagi. Membuat mami Seo semakin marah. Presdir Kang menengahi mereka dan berkata mereka akan ke Jeju.

Ny. Hong membaca lagi semua daftar yang ingin ia lakukan dan merasa kalau ia hanya akan meninggalkan nama jelek. Ny. Hong bertekad melakukan kebaikan untuk keluarganya.

Dae Gu rapat dan berpikir keras bagaimana mendapatkan dana untuk panti asuhan. Dae Gu kaget saat melihat Yeon Sil menyumbang dalam jumlah sangat besar.

Yeon Sil pergi ke rumah mertuanya dan memberikan obat2 herbal yang mahal untuk Nenek, Yeong suk dan Dae Jin. Mereka kaget. Tapi Yeon sil berkata kalau hidup itu tidak bisa diprediksi dan harus jaga kesehatan.

Dae Jin pulang bersama Tae Poong. Yeon sil memberikan mobil untuk Tae Poong dan minta Tae Poong untuk berbakti pada orang tuanya.

Yeon Sil juga menyerahkan sertifikat rumah pada Dae Jin. Yeon Sil membeli rumah ini saat pengadilan menyitanya dan sekarang sudah atas nama Dae Jin.

Semua kaget, kenapa tiba-tiba. Tidak lama, Yeon sil mendapat telp dari RS.

Sae Byuk mengatakan pada Ho Se kalau ia ingin mengetahui lebih lagi tentang orang tua kandungnya. Ho Se menyarankan untuk menemui teman ibu Sae Byuk.

Sae Byuk setuju dan telp Mi Ok. Keduanya janji bertemu.

Jo Sang Ki masih ada di luar apartemen Ny. Lee, ia menunggu dalam mobil. Yun Hui keluar dan Jo Sang Ki ingin mengejarnya. Tapi tertahan karena ada telp dari rentenir.

Jo Sang Ki memutuskan untuk mendapatkan uang dulu sebelum menemui Yun Hui.

Jo Sang Ki sekarang diluar rumah keluarga Kang dan telp Mi Ok. Ia berkata kalau ia ada di depan rumah Kang dan akan mengatakan pada Sae Byuk tentang Mi Ok.

Jo Sang Ki menekan bel dan bertemu Sae Byuk. Ia berkata kalau ibunya sudah membuangnya.

Sae Byuk syok.

YMD [140], [141], [142]

Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: