h1

Kim Tak Goo episode 26

17 Januari 2011

Kim Tak Goo tidak mengawali rapat dengan baik, saat mulai presentasi ia menjatuhkan dokumen-nya dan pihak lawan tersenyum mengejek.
Ja Kyung terlihat mulai bersimpati dan Ma Joon berdiri menggantikan Tak Goo presentasi.

Ma Joon mengusulkan rencana untuk Geosung selama 10 th ke depan, ia ingin mengubah perusahaan dari produksi masal ke produksi yang lebih berkualitas. Ia ingin mengubah perusahaan untuk memproduksi roti dalam jumlah kecil agar kualitasnya terjaga.

Tak Goo terlihat gugup. Ny. Seo ingin mempermalukan Tak Goo dan berkata kalau sekarang giliran Tak Goo. Kau harus meyakinkan mereka kalau kau punya kemampuan menggantikan Presdir. Tak Goo mengingat nasihat Mi Sun, lakukan dengan caramu. Cara Kim Tak Goo, angkat kepalamu dan busungkan dadamu, ok?

Tak Goo berdiri dan berkata kalau ia memang kikuk dengan posisi barunya, ia tidak tahu bagaimana rapat direksi itu. In sook merendahkan Tak Goo. Tak Goo berkata, ia sudah menyiapkan sesuatu.

Tak Goo memberi isyarat pada asisten-nya. Direksi mengharapkan dibagi dokumen, tapi bukan dokumen, melainkan roti.

Tak goo minta mereka merasakan roti itu. Salah seorang direktur tanya, bukankah ini roti perusahaan kita? buat apa kita merasakan produk yang kita kenal selama puluhan tahun?
Tak Goo : Maaf, tapi roti2 itu bukan berasal dari pabrik Geosung, aku membuatnya sendiri pagi ini.

Tak Goo berkata ia tidak tahu banyak hal, tapi jika ia harus melakukan sesuatu untuk menggantikan Presdir, maka ia akan membuat roti, itulah alasan ia duduk disini. Dalam roti buatan Presdir ada kebanggaan yang dijaga secara berhati-hati selama 30 th, harga diri Presdir ada dalam roti itu. Selama 30 th ini, kekuatan yang sudah menjaga Geosung bukankah rasa roti Geosung? Itu pikiranku.

Tak Goo : Apa kalian tidak berpikir dengan meminta orang seperti aku yang hanya tahu membuat roti untuk duduk di posisi ini, Presdir mungkin ingin mempertahankan visinya? Lagipula, Presdir adalah seorang ahli pembuat roti.

Ma Joon memotong, jadi berapa lama kau merencanakan untuk menjual roti buatan ayah? waktu berjalan terus dan selera orang berubah dan kita masih menjual produk yang sama? Apa kau pikir itu bisa membuat bisnis berjalan?

Tak Goo : Menciptakan rasa milik kita sendiri juga bisa menjadi awal yang baru. Sebelum menjadi bisnisman, jangan lupa kita adalah pembuat roti. Gu Ma Joon.

Pengacara Park ingat pembicaraan-nya dengan Presdir, mengapa harus Kim Tak Goo. Presdir berkata anak itu memiliki kebenaran di dalamnya, kalau kau bertemu dengannya, kau akan tahu itu, betapa luarbiasa kekuatan ketulusan yang ada di dalamnya.

Kembali ke masa sekarang, Pengacara Park mengerti sekarang dan ia tersenyum kecil.

Setelah rapat, Pengacara Park berkata kalau posisi Tak Goo sedikit goyah dan mereka memutuskan untuk mengadakan rapat lagi dalam satu bulan.
Tak Goo kaget, apa? lagi?

Tak Goo harus pergi ke pabrik di Cheongsan untuk memperlihatkan performanya sampai dengan rapat direksi berikutnya.

Manager Han menjelaskan pada In Sook, kalau itu memang rencananya. Tak Goo harus membuat produk baru di sana, kalau mau diterima dewan direksi sebagai kepala Perusahaan. Manager Han meyakinkan, itu tidak gampang karena pabrik di Cheongsan benar2 parah.

Tak Goo heran, siapa yang mengajukan ide itu? Apa Han? Bukan kata Pengacara Park, tapi dia sendiri. Aku yang mengajukannya pada Direktur Yoo.
Tak Goo : Apa? kau? pengacara park?

Park : Jika kau ingin menggantikan Presdir, bukankah kau harus sampai pada tahap itu? Setelah itu orang bisa mempercayaimu dan mengikutimu, benar kan?

Tak Goo ragu, bagaimana kalau ia gagal?
Pengacara Park berkata jika memang hanya itu kemampuan Tak Goo, maka ia harus melepaskan posisi sebagai Pengganti Presdir. Jadi ini test, kata Tak Goo.

Pengacara Park juga mengatakan kalau Tak Goo meninggalkan kesan yang baik dalam pertemuan hari ini, itu melegakan.

Tak goo kembali ke kantornya. Yu Kyung tanya apa Tak Goo sudah memutuskan kembali ke Cheongsan? Iya kata Tak Goo dan ia mengajak Yu Kyung. Tapi Tak Goo minta maaf karena bicara ngawur dan Tak Goo mengajak asisten Cha.

Mi Sun dan Nona Jang masuk ke Geosung, Mi Sun merasa selama ini Tak goo baik-baik saja dan akan masuk ke lift untuk menemui Tak Goo. Tapi di dekat lift, Mi sun merasa tidak enak badan dan hampir jatuh.

Tak goo keluar dari lift dan jalan ke arah Mi sun. Saat melihat Mi Sun, Tak Goo berhenti dan tanya apa anda tidak sehat? Jika anda merasa tidak sehat, apa aku bisa memanggil seseorang? atau ..kita punya lounge di gedung ini, apa anda mau istirahat di sana?

Nona Jang berkata tidak apa-apa, terima kasih.
Mi Sun menghadapkan mukanya ke tembok dan Tak Goo tidak bisa melihat wajah nyonya itu. Tak Goo tanya sekali lagi pada Jang, apa kau yakin dia akan baik-baik saja?
Jang : Ya, tidak apa-apa.

Tak Goo dan rombongan jalan lagi, lalu seseorang memanggilnya, Kim Tak Goo-sshi!
Tak goo : Direktur Yoo!
Yoo : Roti yang anda bawa ke rapat direksi pagi ini, membuat kami sangat tersentuh. Kata2 kalau sebelum kita menjadi perusahaan, kita adalah pembuat roti, adalah yang selalu dikatakan oleh Presdir sejak perusahaan ini dimulai.

Tak Goo heran, oya? terima kasih.

Mereka jalan menjauh dan selama itu Mi sun terpana di dekat lift dengan mata berkaca-kaca, Tak Goo…apa itu benar-benar Tak Goo-ku? oh..dia sudah besar, dia benar2 tumbuh dengan baik. Tak Goo-ku..anakku..
Mi sun hampir jatuh karena pusing dan Nona Jang membawanya ke tempat lain.

Sebelum masuk ke mobil, Tak Goo menoleh ke belakang, apa kau dengar ada seseorang yang memanggil namaku?
Asisten Cha heran, tidak. President, kita harus segera berangkat.
Tak Goo : ah ya.

Ma Joon ada di kantor barunya dan ibunya masuk. Ny. Seo ingin Ma Joon menghabiskan waktu 6 bulan di posisi ini lalu naik menjadi Direktur Eksekutif. Ma Joon harus menunjukkan performa yang bagus.

Tapi Ma Joon hanya ingin satu hal, ibunya mengijinkan-nya menikahi Yu Kyung. Tidak, In Sook tetap tidak mengijinkan-nya. Lalu Ma joon berkata ia menemukan gelang itu, gelang yang dipakai Yu Kyung, di tempat neneknya meninggal waktu itu.

In Sook kaget, ia ingin tahu apa yang diketahui Ma Joon, tapi Ma Joon tidak menjawabnya dan hanya ingin ibunya menyetujui pernikahan mereka.

Yu Kyung menemui In Sook di rumah. In Sook ingin Yu Kyung berlutut dan Yu Kyung melakukannya. In sook tanya bagaimana rasanya, terhina, rendah dan celaka.

In sook menegaskan, jangan harap pernikahan di Gereja atau dilimpahi restu, sebelum kau melahirkan anak laki, jangan harap aku akan mendaftarkan pernikahan kalian. Kau tidak akan menjadi anggota keluarga ini secara resmi.

In sook : Aku tidak tahu berapa lama kau bisa bertahan dalam hati Ma Joon kami. Tapi setelah seorang wanita menjadi istrinya, paling tidak setengah dari perasaan pria itu akan lenyap. Berapa lama kau akan bisa menjadi istri anakku dan menjadi menantu Geosung Foods, kita lihat saja.

Tak Goo sampai di pabrik Cheongsan malam-malam. Ia teringat saat pertama kali masuk pabrik ini dan bertemu Presdir. Tak Goo ingin masuk ke pabrik dan asisten Cha berkeras agar mereka menunggu manager pabrik. Ada orang yang melihat Tak Goo.

Tak goo menyadari hawa pabrik sangat panas, ia kaget, bagaimana mereka bisa mengatur pabrik di suhu seperti ini? Lalu ia melihat ada orang lari. Tak Goo teriak, ada orang di sana? Tak Goo mengambil senter dan melihat orang itu. Orang itu memukul Tak Goo dan keduanya terlibat perkelahian kecil.

Asisten Cha menyalakan lampu pabrik. Tak Goo hampir saja memukul orang itu. Tak Goo terkejut, ia kenal dengan orang itu. Manager datang dan Cha menjelaskan kalau ia yang menelepon Manager tadi, dan ini adalah Pengganti Presdir, Kim Tak Goo.

Yu Kyung menemui Ma Joon di kantornya, ia berkata Ibu Ma Joon sudah memberi ijin mereka menikah. Ma Joon terkejut dan ia senang lalu memeluk Yu Kyung. Yu Kyung ingin tahu apa sebenarnya cerita dibalik gelang ini. Ma Joon berkata bukan apa-apa dan ia ingin Yu Kyung fokus saja menjadi calon istrinya.

In Sook marah di rumahnya, memecahkan botol2 anggur. Sementara Gu Il Jung terbaring dengan mata terbuka.

Tak Goo tanya siapa pria tadi. Manager berkata itu Shin, ia kerja sebagai satpam selama 5 th. Tak Goo mengenali pria itu tapi Tak Goo berkata ia kesini karena ia dengar situasi pabrik kacau balau dan ia ingin tahu kondisinya. Manager berkata pabrik ini tidak punya harapan, Tak Goo kembali saja ke Seoul.

Setengah dari karyawan sudah pergi karena ada rumor kalau pabrik ini akan tutup dan pesanan mereka turun sampai tinggal sepertiga, dan perusahaan tidak memproduksi banyak. Tak Goo tetap ingin mencoba dan karena ia sudah ada di sini, ia mau lihat-lihat.

Tak goo membuka karung tepung dan merasakan teksturnya. Lalu ia melihat ayah Yu Kyung. Tak Goo menyebut mengenai Yu Kyung.

Shin jadi marah dan berkata kalau Yu Kyung memasukkannya ke penjara dan pergi. Ayah Yu Kyung tidak ingin mendengar nama anaknya lagi. Shin minta Tak Goo pulang saja ke Seoul. Manager pabrik mendengar pembicaraan mereka dan menelepon Han Sung Jae.

Saat Han menutup telp, ternyata kak Jin Gu ada bersamanya. Jin Gu ingin ke Cheongsan, tapi Han minta Jin Gu menjemput pihak ketiga, yang memiliki 3,8 persen saham mereka dan membawanya ke kantor.

Dokter Yoon berkata pada Mi sun kalau ia perlu operasi transplantasi kornea dalam 2-3 bulan. Kalau bulan depan tidak dapat donor, ia akan membawa Mi sun untuk operasi ke LN. Dokter Yoon heran kenapa Mi Sun tidak menemui Tak Goo.

Mi sun mengaku ia malu. Tak Goo tumbuh dan menahan semua penderitaan, sementara dirinya merencanakan balas dendam. Mi Sun sudah puas bisa melihat anaknya dari jauh. Matipun ia tidak akan menyesal.

Ny. Seo ingin Han menemukan siapa orang tua kandung Yu Kyung. Yu Kyung masuk dan menemui Ny. Seo dan Han. Ny. Seo ingin mengajak Yu Kyung pergi.

Tak Goo sampai di kantor dan menanyakan Yoo Kyung, tapi Yu Kyung pergi pagi-pagi. Tak Goo harus pergi lagi dan ia pesan pada Nona Yeo kalau ia ketemu Yu Kyung, minta Yu Kyung menelepon-nya. Ada yang penting yang harus aku sampaikan padanya.

Ma Joon mendengar percakapan mereka dan menahan Tak Goo di luar, Apa yang penting yang harus kau katakan padanya? katakan padaku apa hal penting yang harus kau katakan pada Shin Yu Kyung?
Tak goo tidak mau mengatakannya pada Ma Joon.

Ma Joon berkata ia akan menikah dengan Yu Kyung. Tak Goo syok, kapan? kapan kalian akan menikah?

Ma Joon : segera, setelah ayah sadar. sekarang Shin Yu Kyung adalah calon istriku, jadi jangan muncul dengan hal2 seperti ini lagi. Kalian akan segera menjadi keluarga, jadi jangan menahan emosi yang tidak berguna dan membuat susah dirimu sendiri.

Tak Goo : Kau akan membuatnya bahagia..iya kan? Pastikan ia bahagia. Dia seorang gadis yang sangat kelelahan, biarkan dia bersandar padamu dan beristirahat.
Tak Goo jalan pergi sambil menahan tangis dan memutuskan untuk tidak mengatakan apapun tentang ayah Yu Kyung.

Tak goo pergi ke Pal Bong Bakery. Semua menyambut Tak Goo dengan gembira. Ibu Mi sun bahkan meminta Tak goo makan, ia membuat mie campur. Tak Goo mau tapi sebelumnya ia punya permintaan.

Lalu Tak Goo mengambil karton isi roti dan menuang isinya ke meja, di depan semuanya. Aigoo..roti apa ini? Semua mencicipi dan Tak Goo tanya bagaimana rasanya. Semua merasa rotinya tidak enak. Tak goo berkata ini roti dari pabrik Geosung di Cheongsan. Gap soo berkata ah bahkan pabrik Il Jung juga harus tutup tampaknya.

Tak Goo berkata ia harus memperbaiki pabrik dan membuat produk baru agar dewan menerimanya dan ia membutuhkan bantuan keluarga Pal Bong Bakery. Kali ini saja. Tak Goo memohon dengan sangat.

Tak Goo : Sebagai permulaan, kalian bertiga harus masuk ke pabrik dan seolah-olah tidak ada hubungan denganku.

Mereka bersedia membantu, maka In Mok, Gap Soo dan Jae bok menemui manager dan menjalani interview. Jadi kalian bisa membuat roti? Benar.
Mereka bisa membuat adonan, membentuk adonan, dan bisa melakukan tugas-tugas aneh.

Manager tanya kenapa kalian mau kerja di pabrik yang akan tutup? In Mok beralasan, susah mencari pekerjaan saat ini dan kami hanya tahu membuat roti. Kami perlu pekerjaan.

Manager : Baik, ikut aku.

Jae Bok bekerja di bagian gudang penyimpanan. Karena Tak Goo tidak tahu kondisi gudang hanya dari catatan mereka, tolong catat dengan teliti kualitas setiap bahan dan laporkan padaku.

Boss In Mok bekerja pada bagian adonan, proses produksinya, Tak goo minta In Mok mencatat dari lingkungan sekitar dan kondisi saat roti dikemas, aku akan sangat berterima kasih kalau kau bisa mengatakan detil prosesnya.

Paman Gap Soo diminta Tak goo untuk mencatat mood dan pikiran para pekerja.

Setelah itu, mereka bertiga melaporkan hasil penelitian mereka pada Tak goo, ternyata pabrik kacau. Gudang kacau, ada tepung yang usianya setahun lebih dan jumlahnya tidak sesuai catatan. In Mok heran bagaimana bisa membuat roti dalam kondisi seperti itu. Gap soo berkata kondisi pekerja juga parah. Upah mereka dipotong.

Tak Goo : Tapi, semua dicatat sebagai pengeluaran di kantor pusat, berarti ada orang yang menggunakan dana perusahaan. Bukan hanya beberapa won tapi sampai 1 miliar won.

Tak Goo belum bisa mendapat buktinya. Ia minta Boss dan kedua seniornya terus bekerja disana untuk membantunya, ia akan mulai membuat formula baru untuk rotinya.

Keluarga Gu bersama Yu Kyung makan malam. Ma Joon berkeras agar segera menentukan tanggal pernikahan. Ini merusak suasana dan Ja Kyung kesal, ayah masih sakit. Tapi menurut Ma Joon, ia justru berbakti karena membuat ayah melihat pernikahan mereka.

Ja kyung dan Ja rim kesal dengan Ma joon dan pergi. Yu Kyung juga marah dan keluar dari rumah. Ma Joon membuatnya semakin sulit. Ayahmu masih sakit, kau seharusnya berhenti merengek.

Ma joon mengingatkan Yu Kyung kalau ia memilih jalan ini bersama dengannya dan ia ingin Yu Kyung melakukan dengan caranya. Ma Joon memeluk Yu Kyung. Yu Kyung sepertinya akan balas memeluk Ma Joon tapi Tak goo pulang dari kerja dan melihat keduanya.

Tak goo jalan pergi dan masuk ke kamar ayahnya. Ada Ja Kyung di dalam. Ah, kakak. Bagaimana Presdir, apa ada perkembangan hari ini?
Ja Kyung : Tidak, masih sama.
Tak Goo : Ah, begitu..

Tak goo duduk di dekat kaki ayahnya, ia memijat kakinya dan berkata Presdir, aku sudah datang. Aku mampir ke pabrik di Cheongsan jadi aku terlambat pulang.
Ja Kyung melihat saja ketika Tak goo bicara pada ayahnya. Sepertinya Ja Kyung sedikit cemburu pada Tak goo (yang bisa dengan bebas mengungkapkan perasaan-nya pada ayahnya)

Dokter Yoon semakin mencemaskan kondisi Mi Sun yang bahkan tidak mau makan. Ia memutuskan menemui Tak Goo. Ketika Dokter Yoon keluar, ia berpapasan dengan Jin Gu.

Manager Pabrik di Cheongsan membawa Shin menemui Han. Shin mengenali Han Sung Jae, tapi Han memotong dan tanya apa kau ayah Shin Yu Kyung?

Tak Goo sampai dan ia melihat Han meninggalkan gedung. Tak Goo heran, kenapa Han disini? Lalu Shin keluar dan Tak Goo sadar dengan situasinya dan ingin menghalangi ayah Yu Kyung masuk ke mobil manager Han.

Shin mendorong Tak Goo. Tak Goo minta Shin bertindak sebagai ayah kali ini saja.

Yu Kyung sedang mencoba gaun pengantin bersama Ma Joon dan Ny. Seo. Ny. Seo selalu melihat ke arah jam.

Yu Kyung keluar dengan mengenakan gaun pengantin. Ma Joon terpesona. In Sook melihat Han datang dan memberi tanda pada Han.

Tak goo ingin menyusul Yu Kyung ke butik dan masuk ke lift. Dokter Yoon keluar dari lift. Saat pintu hampir tertutup, tangan Dokter Yoon menahan pintu, Kim Tak Goo?

Di RS, Kak Jin Gu masuk ke kamar Mi Sun dengan kursi roda. Ia datang untuk mengawalnya, tapi ketika melihat wajah Mi Sun, Jin Gu mengenali siapa dia.

Manager Han masuk ke butik bersama Shin dan Yu Kyung mengenali ayahnya. Shin memandang putrinya.

Yu Kyung seperti melihat hantu..

Dokter Yoon : Apa kau mengenal Kim Mi sun dari Cheongsan?
Tak Goo terkejut, s-siapa?

Dokter Yoon : Kim Mi Sun, yang tinggal di Cheongsan. Aku berbicara mengenai ibumu.

BK 25
BK 24
BK 23
BK 22
BK 21
BK 20
Baker King

Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: